Senin, 22 Desember 2008

Kapan aku tersadar kalau aku berisi kelelahan?
Kadang aku bingung, kadang tersadar lelah, kadang tersadar gundah. Lalu apa lagi yang tersadar?
Mask Girl.. kata orang aku pake topeng.
Yah, tiada apa-apa lah asal topengnya itu, topeng yang bisa aku posisikan.

Aduh.. sempet terpuruk dan menyalahkan diri jadi ujungnya insomnia lagi.
Bodoh banget, salah perhitungan ngambil mata kuliah, ujung-ujungnya ga bisa lulus april tahun depan deh.. Akh, smuanya jadi buyar..

Tapi kata orang2, aku kudu tetep semangat.. Semua pasti berhikmah..
Jadi, mask giRL tetep semangat!!!!!

Bentukan Penikmat malam

Buram, merekah, terkoyak..

Aku bagai katalis yang coba merangkak dalam jarak

Bergurat peluh landasan kering berdebu

Beku, terpecah, mencair, hilang


Debu-debu beterbangan dalam badai gersang

Sebuah sinergi dalam kehidupan

Sebuah sinergi dalam ketidakberdayaan

Aku terbias dalam angan-angan

Jangkrik malam tak lagi jadi teman

Tertawa terbahak saat aku terjebak

Bersisa sembilu si Penikmat malam

Minggu, 21 Desember 2008

Layang2 maLam

Satu bentukan kecil hadir mengisi ketidak berdayaanku.
Sebentukan layang- layang malam. Dia hadir menghiasi pergulatan fikiran si penikmat malam kecil ini.
Berputar, mengudara, terbang tenggelam mengambang diantara kepekatan visualku.
Sesekali dia berhenti disatu sudut, terdiam sesaat, tanpa nada tanpa suara, sedikit memercikkan sinar lalu kembali lagi mengudara.

Tiada lelah dia berlalu lalang diantara kegundahan.
Kadang dia terlihat membosankan dengan aktifitasnya ini.
Tapi menimbulkan kerinduan saat dia sedikit terlambat hadir dalam dinginnya ruangku. Mungkin dia jadi teman sejatiku.
Teman sejati saat aku gundah. Teman sejati yang mau mengisi kekosongan ruangku.
Teman yang menjadi selalu kurindukan karena terbiasa, karena terlalu biasa menghadiri ruangku, mengisinya.
Semoga dia tidak malah mengantarkanku menuju titian yang ke- sekian kalinya harus aku hadapi.
Aku bosan dihadapkan dengan titian.
Karena aku bukan orang yang memiliki tingkat keseimbangan yang baik.
Aku sering kali menjadi orang yang tidak mampu berpijak dengan kuat.
Aku sering kali oleng dan berkali- kali terjatuh.
Bila boleh, aku lebih memilih untuk berlari berputar dan mencari jalan lain menjauh dati titian.

berdiRi, bangKIt, berLari ( sebuah HaRapan)