Buram, merekah, terkoyak..
Aku bagai katalis yang coba merangkak dalam jarak
Bergurat peluh landasan kering berdebu
Beku, terpecah, mencair, hilang
Debu-debu beterbangan dalam badai gersang
Sebuah sinergi dalam kehidupan
Sebuah sinergi dalam ketidakberdayaan
Aku terbias dalam angan-angan
Jangkrik malam tak lagi jadi teman
Tertawa terbahak saat aku terjebak
Bersisa sembilu si Penikmat malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar